Siapa dia?
yaa aku berusaha berani untuk menyebut namanya karena saat ini aku benar-benar merindukannya
sosok yang selalu memberi ku semangat dan selalu berusaha untuk selalu ada
disaat aku mulai letih, putus asa bahkan ketika aku kesal sekali pun
dia selalu ada
memori ku terbawa ke 4 tahun yang lalu, disaat aku belum mengenalnya dan mulai mengenalnya
sungguh berbeda sekali jika aku lihat dulu dan sekarang
*apa yang berbeda?
diriku
ternyata aku baru sadar betapa sabar sekali ia berteman dengan ku dan betapa sabar juga ia membimbing ku, selalu mengintakan, selalu menegur dan bahkan memberikan ilmu-ilmu baru yang sebelumnya sama sekali tak aku ketahui.
Sungguh aku bersyukur telah diberi kesempatan untuk berteman dengannya. Hingga akhirnya yah aku seorang manusia yang mempunyai perasaan tentunya, aku mulai merasa nyaman dengannya dan berharap ia pun merasakan hal yang sama. Masa depan ku begitu tergambar dengan jelas dan indah ketika aku bersamanya. Namun... bagaimana selanjutnya? aku tidak tahu.. karena Dia lah Allah yang maha tau.
Dan untuk saat ini, aku benar-benar merindukan sosok Ajam, namun apa yang terjadi? semuanya telah berbeda ia begitu sibuk sehingga seperti tidak mempunyai waktu untuk ku, waktu untuk mengingatkan ku ketika salah, waktu untuk menegur ku atau bahkan waktu untuk berbagi ilmu
yaa dia sungguh sibuk, dan aku pun mengetahui hal itu
Namun, apakah dengan kesibukan barunya itu ia lupa bahwa ada seorang teman yang masih membutuhkanya, semua tentangnya. Apakah dia lupa Rabb? jika dulu dia seolah vitamin semangat dalam hidupku, apa jadinya sekarang jika tidak ada? apakah aku masih bisa seperti sebelum-sebelumnya? ya Tentu, aku berusaha untuk bisa . Karena aku tau dia akan sibuk dan seiring berjalannya waktu dia mungkin lupa terhadapku. Tapi bagaimana pun sikap dia sekarang aku akan selalu mendoakan yang terbaik untuknya, dan gelar teman terbaik untuknya tak kan pernah berubah. Dia tetap teman terbaik ku, yang telah membawaku ke kehidupan yang lebih indah.
Terimakasih telah hadir dihidupku, aku harap silaturahmi itu tetap terjaga bagaimana pun kesibukan mu karena engkau pun paham aku sibuk dan kita sama.
Terimakasih sekali Rabb ... telah dipertemukan dengannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar