Air mata...
tiba-tiba mengalir dengan sponan tanpa aku sadari
di temani polarisasi, materi fisika yang sedang ku pelajari
tiba-tiba saja aku teringat kedua orang tua ku, dan segera aku mengambil handphone untuk menghubunginya
seperti biasa aku bertanya sedang apa, dan bagaimana kabar hingga akhirnya sikap manja ku muncul dan nampak sekali denga nada ku ketika berbicara aku menangis dan menceritakan semuanya kepada ibu. Ibu hanya mendengarkan ocehan ku tanpa ku sadari juga mungkin itu akan menambah pikiran ibu. Mengapa aku menceritakan semuanya, tak cukupkah aku menyusahkan ibu selama ini mengapa aku tambah beban pikirannya dan penyesalan-penyesalan itu muncul setelah aku menceritakan semuanya dan saat ini pun air mataku mengalir tak henti, ingin rasanya aku segera pulang dan bertemu dengan ibu.. namun apa daya, aku masih harus berjuang disini
aku ingat akan keinginan ibu , melihat anaknya menjadi seorang guru. dan itu selalu menjadi motivasiku
tapi Rabb saat ini, aku begitu merindukan orangtuaku aku ingin pulan g dan bertemu dengan mereka, sungguh aku sangat merindukan mereka ... aku rindu berada ditengah-tengah mereka, setidaknya untuk menumbuhkan kembali semangatku yang mulai memudar .. Rabb ridoilah waktu ku dengan kedua orangtuaku ..
jagalah mereka, sampai aku bisa membuat mereka tersenyum karena ku.
Selasa, 21 Maret 2017
Jumat, 10 Maret 2017
Move #Suratke13
Tiga belas ... angka kelahiran ku
dan aku harap surat ini bisa membuatku seolah terlahir kembali
ya ..move jika semuanya tetap sama dengan bayang-bayang masalalu mu seolah hukum pemantulan om snellius selalu ada diantara cerita yang kiata jalani.
Sejauh ini, sejauh harapan ku ... namun, mengapa tetap sepeti itu? haruskah aku pahami semua ini seolah semuanya baik-baik saja? sepertinya sudah terlalu sering
dan sekarang, aku harap kamu tahu apa maksudku
jika bukan kamu yang move biarkan aku yang move... semuanya kembali kepada mu. Akan bagaimanakah semuanya.
Jujur saja aku kesal jika melihat mu membuka kembali album yang telah lama sekali dan saat itu kamu merasa nyaman dengan semuanya.
Apakah sosok aku ada? atau hanyalah sebuah imajinasi ku saja yang mengganpnya ada? ahhh entahlah banyak sekali hal yang ingin aku ungkapkan kepadamu, tapi aku tidak memiliki celah untuk menyampaikan walau sekecil celah percobaan om franhoufer sekalipun.
dan aku harap surat ini bisa membuatku seolah terlahir kembali
ya ..move jika semuanya tetap sama dengan bayang-bayang masalalu mu seolah hukum pemantulan om snellius selalu ada diantara cerita yang kiata jalani.
Sejauh ini, sejauh harapan ku ... namun, mengapa tetap sepeti itu? haruskah aku pahami semua ini seolah semuanya baik-baik saja? sepertinya sudah terlalu sering
dan sekarang, aku harap kamu tahu apa maksudku
jika bukan kamu yang move biarkan aku yang move... semuanya kembali kepada mu. Akan bagaimanakah semuanya.
Jujur saja aku kesal jika melihat mu membuka kembali album yang telah lama sekali dan saat itu kamu merasa nyaman dengan semuanya.
Apakah sosok aku ada? atau hanyalah sebuah imajinasi ku saja yang mengganpnya ada? ahhh entahlah banyak sekali hal yang ingin aku ungkapkan kepadamu, tapi aku tidak memiliki celah untuk menyampaikan walau sekecil celah percobaan om franhoufer sekalipun.
Minggu, 05 Maret 2017
Jelaskan #SuratKe12
Apa yang harus jelas?
kita
sejak kapan kata itu ada?
sejak saat itu
Entah bagaimana pikiran ku ini, rasanya ingin sekali ada kejelasan diantara kita. Namun setelah dipikir-pikir motivasi apa sehingga begitu ingin?
1. Supaya kalau pergi bareng tidak berdosa
2. Supaya bisa saling menjaga dan memperhatikan
3. Supaya kalau chating tidak canggung
4. Supaya bisa menatap dia
5. Supaya bisa liburan bareng
6. Supaya
7, Supaya
dan ternyata alasan-alasan yang tidak kuat menurut ku. Nikah? bukan hanya perkara itu saja. Tapi perkara tanggung jawab. Walau pun sebagai seorang perempuan tanggung jawab itu tetap ada yaa tanggung jawab sebagai seorang istri. Apakah sudah mempersriapkan itu semua? apakah sudah siap menjadi istri sebagaimana istri sesungguhnya? apakah sudah siap menjadi madrasah bagi anak-anak kelak? apakah sudah belajar ilmunya?
dan ternyata
aku jadi malu sendiri ... aku belum mempersiapkan itu semua, walaupun nantinya tidak lepas dari bimbingan namun tetap saja aku harus memahami ilmunya.
Sekarang aku sadar, mengapa terhadap pertanyaan mu tadi
baik lah,, aku akan tetap menunggu disini sampai kau datang dan mengajak ku pergi bersama mu pergi ke rumah yang telah kita rencanakan. Aku akan belajar dan terus belajar untuk menjadi yang terbaik bagi mu .
kita
sejak kapan kata itu ada?
sejak saat itu
Entah bagaimana pikiran ku ini, rasanya ingin sekali ada kejelasan diantara kita. Namun setelah dipikir-pikir motivasi apa sehingga begitu ingin?
1. Supaya kalau pergi bareng tidak berdosa
2. Supaya bisa saling menjaga dan memperhatikan
3. Supaya kalau chating tidak canggung
4. Supaya bisa menatap dia
5. Supaya bisa liburan bareng
6. Supaya
7, Supaya
dan ternyata alasan-alasan yang tidak kuat menurut ku. Nikah? bukan hanya perkara itu saja. Tapi perkara tanggung jawab. Walau pun sebagai seorang perempuan tanggung jawab itu tetap ada yaa tanggung jawab sebagai seorang istri. Apakah sudah mempersriapkan itu semua? apakah sudah siap menjadi istri sebagaimana istri sesungguhnya? apakah sudah siap menjadi madrasah bagi anak-anak kelak? apakah sudah belajar ilmunya?
dan ternyata
aku jadi malu sendiri ... aku belum mempersiapkan itu semua, walaupun nantinya tidak lepas dari bimbingan namun tetap saja aku harus memahami ilmunya.
Sekarang aku sadar, mengapa terhadap pertanyaan mu tadi
baik lah,, aku akan tetap menunggu disini sampai kau datang dan mengajak ku pergi bersama mu pergi ke rumah yang telah kita rencanakan. Aku akan belajar dan terus belajar untuk menjadi yang terbaik bagi mu .
Langganan:
Postingan (Atom)