Sabtu, 28 November 2015

Seminggu yang lalu ..

saat itu ... ada seseuatu yang sangat aneh, aku pun tak tahu apa yang sebenarnya terjadi?

ketika kedalaman itu semakin dalam, sensor pun menyesuaikannya untuk menjadi semakin kuat supaya bisa mendeteksi kedalaman itu. namun , kedalaman inii tidak dapat dideteksi oleh sensor biasa dan tak dapat dinyatakan dalam bentuk kuantitatif, sulit sekali menafsirkannya. Programer handal pun tak akan mampu untuk bisa menerjamahkannya. karena kedalaman ini .. ahh tak usah disebutkan..

seminggu yang lalu, entah mengapa instuisi ini begitu kuat, dan memberi isyarat tentang hal yang sebenarnya aku tak perlu mengetahuinya.. namun mengapa? yaa .. biarkan aku sendiri yang tahu jawabannya,, sulit untuk dipercaya, namun sebenarnya aku sering mengalami hal demikian mungkin aku tak menyadari, namun sekarang .. aku sadar, dan aku pun bingung bagaimana harus menyikapinya .. entahlahh ..

semoga saja kedalaman ini berbanding lurus dengan keyakinan.. walaupun konsep fisika tak dapat menafsirkannya ...

see you
@anty_alhadi

Sabtu, 14 November 2015

Sedih, Suka, Bersyukur .. ahhh nano nano banget

Angka 13 dibulan november pun telah terlewat, 2 hari yang kemarin ..
saat itu aku merasakan berbagai hal dalam hati ku, sedih, suka, bersyukur dannnn sebagainyaa

SEDIH .. karena aku tak tahu apa yang telah aku perbuat selama ini, apakah aku ini telah membuat kedua orang tua tersenyum?menjadi orang yang berguna bagi setiap orang? atau mungkin aku mmalah menjadi sosok yang penuh dengan kesalahan .. sungguh pertanyaan-pertanyaan itu selalu membuatku sedih.

SUKA.. Karena keluarga yang tak pernah lupa akan hari bersejarah dalam hidup ku. Begitu pun dengan teman-teman yang selalu memberikan moment tersendiri yang tak dapat dilupakan.

BERSYUKUR.. karena Pemilik Semesta telah mempercayaiku untuk hidup di muka bumi ini.

sebenarnya banyak sekali hal yang aku rasakan, tapi itu lah yang lebih mendominasi.

Beralih ke topik hari itu yukk ..hehe
ganti bahasa boleh dong ..
"Pokonya Malem 13 nya harus di rumah kakak, gak mau tau sesibuk apapun atau rintangan apapun gw harus melewati malam 13 di rumah kakak" ngotot banget deh pokonya, padahal besoknya kan ada kuliah.. ah yang jelas maksain banget buat numpang tidur di rumah kakak nasehat anak psikolog pun tak mempan saat itu.. dan akhirnya gw maksain pulang ditengah-tengah banjir kota bandung ..
sampe dirumah .. yaa langsung tidur sambil menyempatkan untuk bercerita bersama ponakan gw yang unyu-unyu sebentar .. bangun di 1/3 malam terakhir dan disanalah gw bercerita panjang lebar kepada dzat yang selama ini selalu ada untuk gw.

Suara ayam pun terdengar membuktikan bahwa ayam tersebut memiliki sifat peka terhadap rangsangan cahaya .. setelah bercerita panjang lebar gw langsung ke kamar mandi dan mengeringkan baju gw, namun suara mesin cuci membuat kakak gw terbangun dan bertanya .. "emangnya masuk kuliah?" gw pun menjawab iyaa ..
setelah semua nya siap, gw duduk di sofa .. ehhh kakak gw malah rusuh sambil bilang "cepet mandi, udah dipesenin ojek tuh buat nganter ke kampus" yaa gw kaget lah masih subuh kaya gini masa iya harus berangkat ke kampus, lagian gw kan ngampus siang .. duhhh .. gimana ya , ya udah gw mandi dan siap-siap, akhirnya gw berangkat ke kampus naek ojeg dan sebenarnya ada hal yang kakak gw lupakan ternyata, gw paling gak mau di bonceng apalagi sama cowok.. yang untuk kondisi ini karena darurat ya udahh deh.Pergi ke kampus dengan posisi duduk ke samping dan menggendong tas doraemon yang super berat bikin badan gw terasa remuk banget ..

sampe di kosan gw istirahat sejenak .. dann ehh temen gw minta dianter ngirimin paket, ya udah lah selama gw bisa why not .. janjian dikampus .. dan yaa udah gw anter temen gw
A: hayuu ..sambil jalan ke arah depan kampus
B: jalan sini aja , aku mau ke kosan temen dulu, lupa alamatnya di tab
(heran .. alamat di tab tapi malah ke kosan temen? hmm positif thingking ajaa )
*nyampe di kosan
dan ternyataa ... aaa thank's a lot my friends ...

gak berhenti disitu,, ini nih bagian yang paling gw kenang.. sepulang kuliah ujan turun deras banget, dan saat itu bertepatan dengan waktu shalat ashar.. ya gw gak masalah bawa payung ini, tapi temen-temen gw? akhirnya kita sepakat buat solat di kosan salah satu diantara kita. gw duluan ke kosan sama yang punya kosan dan balik lagi sambil bawa payung lain buat ngejemput temen-temen. gw gak tau kenapa instink jail gw muncul lagi .. gw cipratin air ujan ke ketemen-temen gw dan suasana pun jadi makin panas akhirnya kita perang air seperti anak sd, gak peduli itu air kotor atau nggak, gak peduli baju basah atau nggak.. yang penting dendam terbalaskan. haha
dann saat ituu .. masih banyak lagi hal yang indah di hari itu,

terimakasih ya Rabb engkau telah menganugrahkan mereka
dan mudah-mudahan semuanya terjaga sampai nanti

Aamiin ..

see you
@anty_alhadi

Rabu, 04 November 2015

Ketika Aku Malu..

Entahlah apa yang aku rasakan saat ini, mungkin aku kecewa.. namun siapa yang membuat aku kecewa? Sepertinya tidak ada.. atau mungkin aku kecewa kepada diriku sendiri? “Ya begitulah”
Sampai kapan semuanya akan seperti ini?

Dan mungkin .. ah tidak aku tak ingin berhipotesis lagi
Perjalanan ini cukup panjang, hingga akhirnya aku merasakan hal yang berbeda dimana aku berharap menjadi salah satu bagian dari kehidupan seseorang. Dia begitu baik, wajar saja jika ada hal berbeda yang aku rasakan.. namun apakah mungkin ?

Perhatian dan sikap yang ia tunjukan selama ini membuat aku nyaman, dan aku bersyukur telah dipertemukan dengannya. Banyak hal baru yang aku temukan setelah mengenalnya, dan banyak sekali pertanyaan-pertanyaan yang ia tanyakan kepada ku tentang hal yang jelas-jelas aku tak tahu, hingga akhirnya aku mencari tahu jawaban semua pertanyaannya dan inilah cara dia untuk mengenalkanku lebih jauh pada-Mu Rabb. Namun saat ini aku bingung dan pikiran ini dipenuhi dengan tanda tanya yang kadang-kadang aku melamun tak tentu arah, menganalisis beberapa kemungkinan tapi tetap saja tidak ada yang kutemukan.

Aku merasa diperlakukan istimewa olehnya, aku menganggap mungkin dia pun merasakan hal yang sama. Namun benarkan pikiranku ini? Semuanya semu.. dan akhirnya
Aku menemukan semua jawaban tentang semua ini, dan saat itu lah aku merasa malu dan kecewa pada diriku sendiri. Kini aku sadar, aku yang memiliki beribu kekurangan selama ini telah salah, yaa salah akan perasaan ku.. andaikan aku tidak terlalu berharap, atau andaikan aku dapat menyikapinya seperti biasa saja mungkin semua ini tidak akan terjadi. Aku menganggapnya vitamin dalam kehidupan ku yang mampu membuat aku selalu semangat dalam menghadapi berbagai rintangan kehidupan. Ternyata itu hanya sugesti saja, sebenarnya dia tidak memposisikan dirinya sebagai vitamin apalagi untuk ku, namun hanyalah obat tidur yang setiap orang bisa menggunakannya.
Hati ini seakan protes terhadapnya, namun ini bukan salah dia. Melainkan salah ku yang terlalu menganggapnya lebih. Perhatiannya, sikapnya, dan semua yang dia lakukan itu semua bukan sesuatu yang istimewa baginya.. karena ia dapat memberikannya kepada siapapun.

Mungkin aku harus banyak belajar membentengi hati ini, supaya tidak mudah begitu saja menafsirkan sesuatu.. dan semoga saja aku tetap bisa menjaga kesetimbangan ini, walaupun sebenarnya ada sesuatu yang membuatku selalu sedih.. sedih karena anggapan ku sendiri.
Mungkin inilah efek dari obat tidur yang aku anggap vitamin, sungguh aku benar-benar merasakan suatu tekanan yang apabilah tekanan itu terlalu kuat akan muncul renggangan yang jika terus merenggang akan kehilangan elastisitasnya dan apakah yang akan terjadi selanjutnya? Benda itu akan terpisah satu sama lain.

Berat dan mungkin tidak terbayang sebelumnya.. namun itu semua hanyalah sebuah kemungkinan saja, aku hanya perlu mempersiapkan diri jika memang akan mengalami hal tersebut supaya aku tidak  merasakan hal yang jelas-jelas tidak perlu aku rasakan.
Mungkin untuk saat ini, aku akan lebih membatasi diri.. aku tak ingin rasa ini semakin dalam
Terimakasih atas semua warna yang telah kau ciptakan dalam hidup ini.