Masih tentang sosok Ajam, yang entah mengapa sampai detik ini pun aku masih yakin terhadapnya. Dan masa depan ku bersamanya kini mulai tergambar degan jelas. Allah mengabulkan doa - doa ku dan menanamkan keyakinan yang sama pada dirinya.
Tepat tanggal 15 oktober 2018 lalu, ia mengajak ku untuk ta'aruf dan mengenalkan ku kepada keluarganya. Itulah langkah awal dari kisah panjang kita yang mulai tergambar untuk bersama. Disebuah pantai aku dengan berani berteriak dan meminta kepastian kepadanya. Hingga akhirnya dia berkata "Ya, desember aku akan melamarmu"
kalimat yang begitu indah setelah sekian lama aku mengenalnya namun kalimat terindah ialah pada saat akad nikah nanti.
Minggu ketiga oktober 2018
Lagi - lagi aku terkejut karena ia memberi kabar bahwa siap melamarku di minggu ke empat, namun saat itu bukanlah waktu yang tepat karena aku tak bisa meninggalkan kewajiban ku di sekolah. Hingga akhirnya ia kita sepakat untuk mempertemukan kedua keluarga kita pada tanggal 3 november 2018.
Tanggal yang memiliki makna tersendiri ... 3 untuk tanggal lahir Ajam, dan 11 untuk bulan kelahiran ku.
Kini aku sedang sabar menunggu sampai waktunya tiba untuk aku menjadi halal baginya.
semoga Allah mengsegerakan niat baik kami. Aamiin