Minggu, 18 September 2016
Saat Aku Merasa Jauh #Suratke1
Apakah yang terjadi? Mengapa terasa aneh sekali dengan diriku? Semuanya tak terstruktur, berantakan. Mengapa jadi begini? Mengapa aku tak menjadi sosok manager yang baik lagi? dan beribu-ribu tanda tanya hadir dibenak ku.
Ahh .. entahlah tiba-tiba batin ku berkata seolah memberikan intruksi supaya aku menuliskannya di detik ini 16.25 WIB, selasa 26 April 2016.
Rabb aku merasa saat ini aku jauh dengan-Mu. Aku merasa Engkau bagai Dzat yang jarang sekali aku temui. Maafkan aku, maafkan... Aku sadar saat ini dan akhir-akhir ini aku yang menjauh dari-Mu. Seolah ada jarak diantara kita. Padahal aku tahu Engkau bisa saja menghentikan waktu ku kapanpun Engkau berkehendak.
Rabb, aku rasa keadaan ku di dunia sekarang, maksudnya dunia kesibukan ku yang berantakan mungkin merupakan suatu gambaran bagaimana ibadah ku kepada-Mu. yaa seperti itu lah
Rabb , aku merasa malu kepada-Mu, malu akan kelalaian ku dan sok sibuknya aku. Rabb aku ingin sekali kembali kepada-Mu, kepada jalan-Mu, dimana Engkau yang menjadi perioritas utama ku. Rabb .. ahh entahlah hati ini terasa sakit saat menyadari bahwa aku sangat jauh dengan-Mu.
Rabb.. bantu aku, ijinkan aku untuk mendekati-Mu. Satu hal yang mungkin ini penting sekali untuk ku, aku ingin khusu dalam shalat dan disiplin ketika melaksanakannya. Karena itulah kunci utama aktivitas ku setelahnya.
Rabb .. bagaimana dengan akademik ku? aku menjadi sosok pelupa saat ini dan pengetahuan ku pun sangat terbatas. Jujur aku menjadi malu akan kesombongan ku yang terkadang berprilaku sok pintar. Padahal siapakah aku? Tadi, soal UAS yang jelas-jelas aku telah mengetahui kunci jawabannya jauh-jauh hari pun aku lupa saat mengerjakannya. Sungguh inilah keterbatasan ku.
Rabb aku ingin dekat dengan-Mu dan memperbaiki semuanya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar