Sampai kapan kita akan seperti ini? berjalan berjauhan tapi hati selalu saling mendukung, pura-pura acuh dan tak peduli apa-apa padahal ada sebuah perasaan yang sungguh besar. Teman ya selayaknya teman, tapi untuk kali ini aku merasakan hal yang sangat berbeda .. dia ..satu step kecil telah dibangunnya untuk membuat perubahan dalam diriku. Teringat ketika aku pertama kali bertemu dengan nya, dan sampai sekarang .. semuanya telah berubah ya berubah ke arah yang lebih baik. Rabb telah mengirimkannya untuk menjadi sebuah hidayah dalam hidupku.. dan akuu .. sangat mensyukurinya..
Ketika itu, aku belum berhijab karena banyak sekali godaan dalam diriku, aku merasa baik-baik saja. Yang akhirnya aku dipertemukan dengan dia, kami sempat menghadapi perdebatan yang cukup panjang mengenai masalah hijab, hingga ahirnya aku mengalah dan aku berusaha untuk memakai hijab, memang itu yang harus aku lakukan.
Setiap kali aku bertemu dengannya, dia ibarat nutrisi yang selalu memberikan aku sebuah energi positif untuk berubah dan terus belajar. Tapi entah mengapa perasaan ini sampai padanya, aku tak mengerti. Setiap perasaan adalah suci, apa yang harus aku lakukan Rabb? apakah ini hal wajar? aku kiraa .. entahlahhh ..
Tapi yang jelas jika aku berhak memilih aku pasti akan memilih dia, hati ini begitu yakin, namun seberapa pun aku yakin Pemilik alam lah yang berhak menentukan.
Jika pernikahan itu sebuah jalan yang terbaik, pastinya aku akan melaksanakannya untuk menjaga kesucian perasaanku, tapi rasanya tidak mungkin untuk saat ini. Aku masih harus belajar menjalankan amanat orang tua dan mengejar cita-cita ku, begitu pun dengan dia.
Rabb .. sampai kapan kah perasaan ini ada? jika aku boleh meminta, aku mohon jaga lah perasaan ini sampai saat nya tiba dimana aku bisa mengungkapkannya tanpa rasa takut dan tentunya atas rido Mu..
Future
Tidak ada komentar:
Posting Komentar